Talkshow Interaktif bertajuk “Pers dari Masa ke Masa.”
Sumber: dokumen penulis 

 Magelang – Memperingati Hari Pers Nasional 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Magelang gelar acara mulai tanggal 8 hingga 11 Februari 2025. Salah satu acara yang menarik yaitu Talkshow Interaktif bertajuk “Pers dari Masa ke Masa.” Acara tersebut digelar pada (9/2) dengan mendatangkan dua narasumber luar biasa, yakni bapak Hari Atmoko dan bapak Haris Ketroraharjo seorang kolektor surat kabar dan wartawan senior. Talkshow ini dilaksanakan selama kurang lebih tiga jam di Loka Budaya Magelang, mengulik tuntas tentang eksistensi pers dari masa ke masa juga perjuangan rekan-rekan wartawan di masa lampau.

Seakan berjalan dalam lorong waktu, bapak Haris Ketroraharjo membawa khalayak kembali ke masa lalu dengan koleksi surat kabar yang beliau miliki. Terdapat koleksi surat kabar dari zaman sebelum kemerdekaan, masa orde baru, hingga koleksi surat kabar masa kini yang dipamerkan di bagian sudut Loka Budaya. Begitu juga dengan bapak Hari, beliau menarik kami kembali ke masa lalu dengan cerita pengalamannya yang menekuni profesi wartawan selama bertahun-tahun.


Koleksi surat kabar masa kini yang dipamerkan di bagian sudut Loka Budaya
Sumber: dokumen penulis

Pada Talkshow Interaktif ini, bapak Hari mengingatkan khalayak bahwa peran jurnalis masih sangat diperlukan diera ini. Jurnalis sebagai pencatat sejarah dan peristiwa berperan penting membantu ekosistem perkotaan dan masyarakat yang lebih maju. Beliau juga beberapa kali menyinggung terkait berita hoax yang beredar di masyarakat, hal ini menjadi peringatan dan pengingat untuk khalayak gar berpegang teguh pada integritas dan etika profesi jurnalis, untuk menghasilkan berita-berita faktual yang berkualitas.


“Bukan hanya sekedar momen peringatan saja atau keinginan kami sebagai persatuan wartawan di kota Magelang untuk lebih dikenal masyarakat, sebetulnya tidak hanya sebatas itu. Tapi, kita ingin menyebarkan virus kepada masyarakat bahwa untuk mendapatkan informasi, ayolah baca di media yang benar. Supaya masyarakat tidak terprovokasi dan tercedaskan dari sumber berita yang akurat dan dari media yang memang bisa dipertanggung jawabkan.” Ungkap Puput Puspitasari, ketua Panitia HPN tahun 2025.


Acara Talkshow ini memberikan edukasi pada khalayak tentang persoalan berita hoax. Puput menyampaikan bahwa kebenaran informasi dapat diketahui dengan menelusuri sumber beritanya. Melalui hal ini kita dapat melawan konten-konten hoax yang diproduksi hanya untuk kepentingan oknum saja.


Puput juga menyampaikan harapannya, “kita ingin masyarakat semakin melek dengan membaca berita. Kita juga ingin generasi-generasi berikutnya aka nada yang bercita-cita menjadi jurnalis. Karena profesi ini adalah profesi yang seksi & dinamis. Kita setiap hari menulis, termasuk juga mencatat Sejarah. Harapan kami untuk generasi selanjutnya, semoga banyak yang bercita cita menjadi jurnalis” ungkap Puput Puspitasari.


Penulis : Ima Nur Syamsiah

Editor : Yunita Dwi Rahayu

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama